Kurikulum Beridentitas Kerakyatan

Kurikulum memang bukan satu-satunya penentu mutu pendidikan. Ia juga bukan perangkat tunggal penjabaran visi pendidikan. Meskipun demikian, kurikulum menjadi perangkat yang strategis untuk menyemaikan kepentingan dan membentuk konsepsi dan perilaku individu warga,” kata panelis Agus Suwignyo.

Dalam sejarah pendidikan di Indonesia, pada rentang waktu tahun 1945-1949 dikeluarkan Kurikulum 1947. Tahun 1950-1961, ditetapkan Kurikulum 1952. Kurikulum terakhir pada masa Orde Lama adalah Kurikulum 1964.

Masa Orde Baru lahir empat kurikulum. Kurikulum 1968 ditetapkan dan berlaku sampai tahun 1975. Selanjutnya muncul Kurikulum 1975. Pada tahun 1984 dibuat kurikulum baru dengan nama Kurikulum 1975 yang Disempurnakan dengan pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Pada tahun 1994 dikeluarkan kurikulum baru, yakni Kurikulum 1994. Kurikulum itu menjadi kurikulum terakhir yang dikeluarkan oleh rezim Orde Baru.

Continue reading

Advertisements

Lembaga Pemantau Pemilu Diminta Bekerja Maksimal

Metropolitan / Metro Pagi

Metrotvnews. com, Jakarta: Lembaga pemantau pemilu sebaiknya bekerja secara maksimal dalam mengawasi jalannya pilkada Jakarta. Lembaga pemantau pemilu juga harus bekerja secara obyektif dan tidak memihak pada kandidat mana pun. Himbauan tersebut disampaikan Koordinator Provinsi DKI Jakarta Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Anas Nasrullah di Jakarta, Senin (2/7).

Continue reading

Tuntutan Pengunduran Pilkada Tak Obyektif Lagi

Jakarta, Kompas – Unjuk rasa yang terus berlangsung untuk menuntut pengunduran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada DKI Jakarta, akibat banyaknya warga yang belum terdaftar, dinilai tak obyektif lagi. Meski Komisi Pemilihan Umum Jakarta memperpanjang masa pendaftaran pemilih, jumlah pemilih tambahan tak signifikan. Tetapi, unjuk rasa masih terus terjadi.

Continue reading

Tuladha

Gegaraning wong akrami
Dudu bandha dudu rupa
Amung ati pawitané
Luput pisan kena pisan
Lamun gampang luwih gampang
Lamun angèl, angèl kalangkung
Tan kena tinumbas arta

Aja turu soré kaki
Ana Déwa nganglang jagad
Nyangking bokor kencanané
Isine donga tetulak
Sandhang kelawan pangan
Yaiku bagéyanipun
wong welek sabar narima